Selasa, 17 Mei 2011

WAKTU

Betapa pentingnya sebuah waktu yang  kita lewati, dalam mengarungi kehidupan ini, berharga sekali untuk mengisi hidup kita, dimana dari waktu yang telah disediakan untuk kita itu, kelak akan dimintangan pertanggung jawabanya di kemudiann hari, saya teringat oleh seorang teman yang bercerita tentang riwayat hidupnya, manakala ia bercerita tentang hidupnya, dalam ceritanya itu dia menceritakan tentang peristiwa yang membuatnya harus kehilangan  salah satu penglihatanya karena suatu kecelakaan. apa yang ia rasakan ia sangat menyesal sekali akan peristiwa itu, lantas aku menanyakan kembali padanya kenama kamu harus menyesal? kemudian ia menjawab bukan kondisi keadaanku yang seperti sekarang ini yang aku sesalkan, aku sangat menerima sekali akan keadaan ku yang sekarang ini. Lantas Apa yang membuat kamu menyesal tanya saya? yang aku sesalkan adalah kecelakaan itu aku lakukan dikala aku sedang menyia-nyiakan waktu, bukan dalam hal yang berguna atau hal yang positif terlebih lagi dalam beribadah kepada Alloh. Temanku itu menegaskan kepada saya kamu tahu dimana aku berbicara dengan orang lain perihal penyebab kejadian yang membuatnya seperti ini, ia merasa sedikit malu untuk membicarakanya.

Dari sana  lantas aku sedikit berfikir, seseorang yang ditanya perihal Saat-saat waktu yang telah dilewatinya kebelakang, apabila waktunya dipakai untuk perbuatan yang sia-sia ia aKan sedikit malu dan menyesal akan hal yang dilakukanya itu bila itu perbuatanya merupakan perbuatan yang sia-sia,

Bagaimana nanti bila kita dimintakan pertaggung jawaban oleh Alloh SWT. terhadap waktu yang sudah kita gunakan, terlebih lagi mana kala usia kita sudah mendekati ahir dicabutlah nyawa kita, sementara apa yang sedang kita lakukan kala itu, dalam keadaan Khusnul khotimahkah, atau Suul Khotimah, maka dari itu penting bagi kita untuk bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, semoga kita bisa memanfaatkan waktu kita sebaik-baiknya untuk di isi dengan hal yang positif yang diridhoi Alloh SWT.

Demi waktu Ashar.
Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian.
Kecuali mereka yang beriman dan beramal soleh
yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.



(Al-Qur’an, Surat Al Ashri diturunkan di Mekah 3 ayat)

0 komentar:

Posting Komentar

http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/167318_182486508439895_4230202_n.jpg
Masuk ke Blog