Bookmarks
Archive
-
▼
2011
(23)
-
►
Mei
(10)
- Ya disini tempatnya
- kata dia
- WAKTU
- kemarin aku mengikuti suatu pengajian di salah sat...
- Mengisi waktu
- Namina g usaha atu mang
- Kadang suatu rencana itu tak selamanya berjalan se...
- dari pegunungan dengan awal bismillah
- datang ketika masa lalu itu sudah lama terkubur be...
- Tetap semangat yah mang....
-
►
Mei
(10)
Kade Ulah Dibaca
- Bangunan kelas atau Lab Bahasa (1)
- Bangunan Pondok Pesantren (1)
- bangunan sekolah (1)
- COTAGE (1)
- dari pegunungan dengan awal bismillah (1)
- jari jemari (1)
- Karena Allohitaala (1)
- kingcross Honeycomp (1)
- Lab Bahasa (1)
- Meja Kantor dan skat partisi alumunium (1)
- Ruang rapat (1)
- Ruko 3 Lantai (1)
- Rumah Berwarna (1)
- RUMAH BILIK (1)
- RUMAH IDAMAN NYAMAN (1)
- RUMAH KAYU (1)
- Rumah Minimalis (1)
- Rumah Minimalis Dua Tingkat (1)
- Rumah minimalis satu lantai (1)
- Rumah Minimalis Satu Tingkat (1)
- RUMAH TRADISIONAL (1)
- Semi Klasik (1)
- Semi Rumah klasik batu kali (1)
- Tetap semangat yah mang.... (1)
- Villa minimalis semi modern (1)
- WAKTU (1)
Kontak Person
Persinggahan
Sohibul Hajat
- Alfaqir sevice Residence Design
- Bandung, Jawa Barat, Indonesia
- Berangkat dari iseng-iseng dalam kegemaran berorat oret disehelai kertas bekas dan kgemaran dalam ber - 3 D pembuatan Rumah Tinggal dalam mengisi waktu luang disela rutinitas kegiatan kerja harian serta tugas kuliah di kampus, yang mana hasil dari oretan-oretan tersebut sering kita postingkan di beberapa blog dan juga fb. maka dari sana bermunculanlah beberapa orang yang meminta bantuan kami untuk dibuatkanya design rumah berikut mengenai Rencana Anggaran Biayanya. awalnya kita hanya iseng-iseng saja dalam pembuatanya, aneh bin ajaib ternyata hasil kerja keras kita bisa termaafkan serta merta mendapatkan apresiasi, banyak yang menyukai design yang sudah kita buat, dari sana kita mencoba saja untuk memfokuskan dan menseriuskan kerjaan ini menambah sepak terjang kita kita dalam kancah duna persilatan seacam ini.garapan pekerjaannya kita sebutsaja sebagai satu bentuk dari yang dinamakan kerja antara paruh waktu, berbalut niatan pemanfaatan waktu dlm hal kesibukan, bila saja dari kengkawanan ada yang berkenan ingin mencoba mencoba menantang kami,, silahkan saja kontak kita di yozep.ahmad@yahoo.co.id, ahmadmaqi069@gmail.com dengan no fongsel 089609881055
Sekawanan
Minggu, 25 Desember 2011
Bangunan kelas atau Lab Bahasa
Published :
07.27
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
minggon payun harus sudah selesai mang... berikut dengan gambar yang satunya lagi... kita harus cepat ngabelesat....tong di engke-engke untuk segera mencapai garis pinis, dan mengulanginya lagi ketahap yang lebih tinggi dan menantang....jangan biarkan waktu terbuang sia-sia. adg membunuhan waktu saja. sementara, jam di dinding nyaris tak pernah berhenti bukan,
Kamis, 08 Desember 2011
Draf Interior Lab Bahasa
Published :
23.22
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
semoga gambarnya bisa goal... masuk akal.. harus masuk akal.... gambarnya semoga bisa diterima dan mendapat tempat dihati sangn pengamat, serta dimudahkkan jalan untuk mencapai dan meralisasikanya....
Selasa, 06 Desember 2011
Bangunan Pondok Pesantren
Published :
04.01
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Gambar ini saya buat untuk pondok pesantren dengan konsep yang berdesign semi klasik modern yang insfirasinya saya dapatkan ketika melintas di sekitaran jalan geger kalong hilir Bandung, disana terdapat sutu bangunan yang menarik dan perpaduanya saya tambahkan dengan jendela berukuran tinggi besar tepat diantara tangga naik, agar memberi kesan sedikit megah dan elegant, konsep ini saya ambil dari kantor Dep. PU Penajam Kalimantan timur, yang design kedua2nya sangat super keren sekali, adapun gambar yang saya ini masih belum sempurna,masih banyak yang harus diperbaiki,,,, siapa tau nanti ada orang yang mencari insfirasi dalam bentuk design kobong/ B. Pesantren, semoga ini bisa menjadi referensi dan infirasi untuk dikembangkan lagi tentunya... semoga sukses slalu..
Selasa, 18 Oktober 2011
Published :
09.39
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
mebiarkan berjalan dengan apa adanya, yang terpenting dari kesemuanya itu adalah usaha yang hasilnya kita serahkan pada yang diatas...
mengembalikan masa lalu yang dulu telah hilang dan berlalu dimakan waktu, sekaranlah tiba saatnya untuk di sibak kembali di atas permukan bumi yang ita cinti ini, menajamkan mata melihat bentuk dunia yang sesunguhnya, berad diatas mata kepala ta....
mengembalikan masa lalu yang dulu telah hilang dan berlalu dimakan waktu, sekaranlah tiba saatnya untuk di sibak kembali di atas permukan bumi yang ita cinti ini, menajamkan mata melihat bentuk dunia yang sesunguhnya, berad diatas mata kepala ta....
Jumat, 07 Oktober 2011
Published :
06.32
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
sebuah persingahan, dengan panorama alam yang membiru dan air yang berbercak berbening nyaris tanpa gelombang, membuat indah aroma senandung khayaan berimaiasi.. menembus batas ruang dan waktu yang an tercipta dari sandaran-sandaran yang sempat terlintas alam pikiran ketik terlintas di kelopakmata tanpa sadr menadari telah tersimpan ternyata dalam banak,
Published :
06.23
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
saat kita berfikir hanya masalah kita,maka diri kita akan menjadi kecil.Tapi saat kita memikirkan masalah banyak orang maka masalah kita sendiri menjadi kecil....
suatu ungksapan insfrasi mang dimana kita sedikit bisa dituntut untuk tidak selalu memikirkan masaah sendiri, dengan menghiraukan permasalahan banyak orang..... yang cernderung akan membvawa kita kearah konsep lebih mementingkan kpentingan orang lain terlebih dahulu diatas kepentingan seniri..
yang ini meruakansuatu asas dasar yang sering kita jumpai pada pelajaran pmp atau pendidikan kewarganaegaraan. yang sejak dari kecil kita pelajari ari sd sampai sejkoah menengah aaspun toh ita msaih mempelajarnya.....
suatu ungksapan insfrasi mang dimana kita sedikit bisa dituntut untuk tidak selalu memikirkan masaah sendiri, dengan menghiraukan permasalahan banyak orang..... yang cernderung akan membvawa kita kearah konsep lebih mementingkan kpentingan orang lain terlebih dahulu diatas kepentingan seniri..
yang ini meruakansuatu asas dasar yang sering kita jumpai pada pelajaran pmp atau pendidikan kewarganaegaraan. yang sejak dari kecil kita pelajari ari sd sampai sejkoah menengah aaspun toh ita msaih mempelajarnya.....
Sabtu, 24 September 2011
taman langit
Published :
09.04
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Kenapa kamu tidak main saja hari ini dik...? tanya kakak yang sedang melihat adiknya duduk termenungdibalik jendela yang diantaranya bergeletak kursi-kursi rotan yang sudah hampir rapuh dimakan rayap..., Tidak kak aku aku sedang asik saja duduk termenung disini, dideretan kursi rotan ini, Apa yang sedang kamu pikirkan dik, tanya sang kakak dengan membelai helayan rambutnya yang bergelombang, yang agak sedikit kusut seperti caranya ia memandang di balik jendela itu. Sekedar melihat pemandangan di luar kak, menyaksikan alam raya yang begitu luas tehampar dengan rerumputan dan dedaunan yang hijau yang menebarkan aroma dan semerbak bunga yang berwatna-warni,
Kamu suka dengan bunga itu dik? ‘ ya... sudah barang tentu kak... indah dan damai rasanya bila mata ini disudutkan kearah halam ini kak... rasanya menebarkan kedamaian yang seakan terus melekat di dalam relng dasat hati. Enggan rasanya memalingkan muka ini tat kala sedang asik melihat pepohonan ini kak....
Hemz... itulah warisan dari ayahmu dik..., ayahmu lah yang sudah membuat taman kita menjadi seperti itu, indah nian bukan, semasa hidupnya, tanpa rasa lelah meskipun baru pulang dari tempat ia bekerja rasanya tak membuatnya goyah untuk selalu dan senantiasa berbuat sesuatu untuk tanah kita ini dik... yang luasnya pun tidak seberapa. Tapi ia seakan seangat merawat pusuka yag ia dan sekarang kita miliki ini,
Akan kita apakan bunga-bunga ddan pepohan itu kelk kak...? tentu saja kita akan erawatnya bersama-sama dik kita akan pelihara semua pepohonan yang ayah kita cintai ini , kita sirami meraka, kita pelihara mereka, dan kia tambahi lagi pepohonan yang baru, yang sama seperti kesukan ayah kita, kita perluas lagi kebun ini biar menjadi luas... kakak yakin pasti ayah kita bangga disana, melihat hal yag sama dengan suatu bentuk jerih payah kita menjaga tradisi merawat kebun ini, bahkan kita memvuatnya bisa lebih baik dik. Sdesuai dengan apa yang ayah kita harpkan.
Sabtu, 06 Agustus 2011
Kekuatan Ruhiah
Published :
08.58
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
rasa kantuk yang sudah melekat di dalam bawah kulit kepala terbawa keluar sampai di kelopak mata, rasanya sudah tak kuat mata ini melihat plat pletron 14 inci large screen dan menarikan konsep2 blue skrin untuk tertuliskan melalui meia digital, dari pada tida kopy paste saja tulisan ini semoga menjadi sebagai pemhaman yng bisa di referensikan...
Ternyata kekuatan adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh siapapun yang ingin memperoleh kemenangan. Terbukti jikalau badan lemah, ekonomi lemah, otak lemah, kepandaian lemah, kita tidak dapat berperan sebagai makhluk unggul yang membawa manfaat banyak, bahkan justru sebaliknya kita menjadi tertindas, baik oleh hawa nafsu, oleh syetan terkutuk, atau juga oleh makhluk-makhluk yang tidak menyukai kebenaran. Karenanya sudah menjadi suatu keharusan bagi siapapun untuk terus-menerus menggalang aneka potensi kekuatan yang ada pada dirinya.
Hanya saja harus kita sadari pula bahwa kekuatan itu tidak cukup hanya kekuatan lahir saja. Karena bagi siapapun yang berusaha membangun kekuatan ekonomi dengan meyakini bahwa hanya dengan kekuatan ekonomi itulah yang akan membuat dirinya menang, kuat, tanpa dibarengi kekuatan lain, maka akan hancurlah dia.
Sudah terlalu banyak contohnya, tengok saja ketika zaman masih ada Uni Soviet, pastilah saat itu di negara ini tidak kurang para profesornya, ada ahli ekonomi, ada ahli keuangan, ada ahli perencanaan pembangunan, ada juga ahli militer, dan ahli di berbagai bidang lainnya, tapi ternyata Uni Soviet yang nampak begitu kokohnya bisa rontok seketika.
Begitu juga kalau kita menganggap bahwa hanya kekuatan senjata sebagai satu-satunya kekuatan yang akan memenangkan pertempuran, kita saksikan lagi bagaimana Rusia dengan peralatan dan perlengkapan tempurnya yang begitu lengkap, begitu banyak personilnya, begitu kuat dukungan logistiknya, ternyata dipermalukan di Afghanistan. Bahkan gempuran berikutnya ke Chechnya, sebuah negeri yang begitu kecil mungil, ternyata Chechnya sampai saat ini masih bisa bertahan.
Lalu, adakah kekuatan lain yang mampu memenangkan setiap pertempuran? Ada! Kekuatan itu tiada lain kekuatan dari dalam diri kita sendiri, yang kadang begitu saja kita melupakannya. Padahal kalau kita mampu membangunnya dengan sungguh-sungguh, ia akan menjadi sebuah kekuatan yang teramat dahsyat.
Inilah kekuatan tanpa biaya, tanpa memerlukan pertolongan orang lain, tapi bila saja dibina dan dioptimalkan, maka ia adalah modal yang luar biasa dahsyat dalam mengarungi kehidupan ini. Kekuatan apakah itu?!
Dikisahkan pada abad ke-7 Hijriah, di saat kekuatan kekhalifahan Islam mulai meredup, terjadi pertempuran yang sangat dahsyat dan monumental yaitu ketika bangsa Tartar dibawah pimpinan Jengis Khan, menyerbu negeri-negeri Islam bagai air bah, bergelombang bagai badai yang garang, menyapu dari segala penjuru, dan kemudian meluluhlantakan semua negeri-negeri yang dilaluinya. Bahkan diceritakan sungai Dajlah di tengah kota Baghdad yang begitu bening menjadi hitam kelam airnya oleh tinta dari ratusan buku perpustakaan yang dibuang ke sungai itu oleh tentara Tartar.
Kita kenang masa ini sebagai masa kekhalifahan Islam yang paling kelam, saat dimana sebagian besar negeri Islam dibasmi dan dilindas habis oleh bangsa Tartar ini. Barisan bala tentaranya seakan-akan tidak pernah terbendung dan terkalahkan. Pedang-pedang sepertinya menjadi tumpul tiada berdaya menyentuh tubuh mereka. Sampai-sampai munculah mitos, "Tartar takkan pernah terkalahkan".
Berselang beberapa tahun setelah kejatuhan petama kalinya negeri-negeri Islam ini. Tersebutlah suatu kisah dimana ada seorang syeikh bernama Syeikh Jamaludin dari Bukhara. Beliau adalah seorang yang bersih, mursyid yang tulus, walaupun secara lahiriah fisiknya sudah berkurang kemampuannya.
Suatu waktu ia berjalan-jalan bersama sahabat-sahabat dan santri-santrinya, hingga tanpa disadari mereka telah memasuki wilayah kekuasan bangsa Tartar, yang waktu itu dipimpin oleh seorang taklak (gubernur), yaitu Taklak Timur Khan (Timur Lenk), seorang cucu Jengis Khan.
Begitu masuk wilayah bangsa Tartar ini yang kebetulan beliau memasuki wilayah berburu Sang Taklak, maka serta merta ditangkaplah mereka, dan langsung dibawa menghadap Sang Taklak yang cucu Jengis Khan ini.
Bertanyalah Sang Taklak, "Engkau siapa dan darimana …?"
"Saya dari Bukhara dan seorang Parsi"
Mendengar jawaban ini Sang Taklak serta merta tertawa terkekeh-kekeh seraya berkata meremehkan,
"Oo, orang-orang Parsi ini lebih rendah dan lebih hina dari seekor anjing" ujarnya dengan pandangan mengejek.
"Ya, benar! Andaikata kami tidak diberi cahaya kemuliaan dengan agama yang benar, niscaya kami lebih hina daripada seekor anjing" Jawab Syeikh Jamaludin mantap.
Sebuah jawaban yang disertai nur kekuatan keyakinan, rupanya selalu membuat terngiang-ngiang di telinga Sang Taklak. ‘Ya, Kami jauh lebih hina daripada seekor anjing, andaikata tidak dimuliakan dengan agama yang benar’ Sang Taklak merenung memikirkan kata-kata ini, "Ada apa dibalik kata-kata yang ringkas ini?!" Pikirnya. Begitu menggelitiknya jawaban Syeikh Jamaludin ini sehingga suatu saat dipanggillah ia kembali oleh Sang Taklak ke istana.
"Apa yang kau maksudkan dengan kata-kata yang dulu pernah engkau ucapkan itu?" Bertanyalah Sang Kaisar.
Dengan ijin ALLOH Syeikh Jamaludin ini menjelaskan dengan begitu bersemangatnya tentang keindahan Islam. Penjelasan yang merupakan buah dari perasaan dan kecintaannya kepada Islam. Uraiannya disertai pula dengan raut muka, perilaku, yang sebanding dengan keindahan yang disampaikannya. Dijelaskan pula, betapa kekufuran telah membawa martabat manusia merosot lebih hina daripada seekor anjing.
Mendengar uraian ini, tergetarlah hati Sang Taklak hingga akhirnya terbukalah pintu hatinya untuk menerima Islam, hanya saja pada saat itu masih ada satu hal yang mengganjalnya, "Aku belum menjadi kaisar, saat ini masih orang tuaku yang menjadi penguasa, aku berjanji seandainya aku nanti jadi penguasa, aku akan masuk Islam." Janji Sang Taklak.
Waktupun berselang. Suatu saat menjelang Syeikh Jamaludin wafat, diberitahukanlah perihal janji kaisar ini kepada anaknya yang bernama Ryasidudin, "Wahai anakku, Taklak Timur Khan akan menjadi kaisar, andaikata dia sudah resmi jadi kaisar, datangilah dan sampaikan salam dariku serta ingatkan kepadanya akan janji yang dulu pernah diucapkannya".
Ketika benar Syeikh Jamaludin wafat, puteranya sengaja datang ke perkemahan Sang Taklak Timur Khan untuk melaksanakan wasiat orang tuanya, namun karena ia dianggap orang asing yang tidak dikenal sampai disana ia ditolak tidak boleh masuk. Seraya memohon pertolongan ALLOH, ia memutar otaknya, sehingga munculah idenya.
Saat malam melepas gulitanya, dan fajar shubuh mulai menyingsing, segera saja ia mengumandangkan azan dengan begitu kerasnya sampai-sampai Sang Taklak Timur Khan yang berada di dalam kompleks perkemahan tentaranya terbangun seraya bertanya-tanya, "Siapa itu yang berteriak-teriak di malam buta seperti ini? Siapa dia berani kurang ajar mengganggu tidurku?" Begitu marahnya Sang Kaisar ini. Putera Syeikh pun ditangkap sehingga kemudian dibawa menghadap pada sang kaisar.
Begitu bertemu muka dengan sang kaisar, putera Syeikh Jamaludin ini langsung memperkenalkan diri, "Saya putra Syeikh Jamaludin menyampaikan salam dari beliau". Ketika mendengar nama ‘Syekh Jamaludin’--yang beberapa tahun lalu akrab ditelinganya--disebut, Sang Kaisar tiba-tiba seperti api disiram air, reda marahnya dan luluh hatinya.
"Saya hanya akan mengingatkan janji yang pernah tuan ucapkan dengan beliau" Lanjut putera Syeikh Jamaludin ini. Teringatlah sang kaisar akan janjinya, sehingga pada saat itu juga Kaisar Timur Khan mengucap dua kalimah syahadat sebagai tanda bahwa ia benar-benar masuk Islam.
Kala itulah bangsa Tartar benar-benar berubah dari yang tadinya berwajah bengis, kejam, dan melindas habis menjadi bangsa yang berakhlak mulia. Pada saat itulah seluruh penduduk kerajaannya menerima cahaya kemuliaan Islam.
Sungguh luar biasa, dari yang tadinya meluluhlantakan Islam dengan kekuatan senjata, akhirnya menjadi luluh lantak hatinya hanya oleh perkataan. Ratusan ribu orang menentangnya dengan kekuatan senjata, tidak ada yang mampu mengalahkan, tapi hanya dengan beberapa patah kata yang menghunjam ke hati telah membuat negeri yang tidak pernah terkalahkan malah masuk dalam semburat cahaya Islam, bahkan menjadi benteng Islam yang begitu kokohnya saat itu.
Bekasnya pun nampak sampai sekarang, seperti di Rusia, Kaukasus, Asia Tengah dan sekitarnya ternyata adalah buah dari bangsa yang tadinya menghancurkan Islam secara fisik karena kekuatannya memang tidak tertahankan, namun akhirnya menjadi benteng Islam. Mengapa?
Ternyata karena ada satu kekuatan lain yang mampu mengalahkannya, yaitu kekuatan ruhiah. Syeikh Jamaludin adalah seorang ulama yang begitu tinggi cahaya ruhiahnya. Kata-katanya, sorot matanya, cara berjalannya, sikapnya, dan semua dalam dirinya ternyata memancarkan energi yang betul-betul membuat orang yang mendengar terbuka hatinya.
Satu patah kata atau dua patah kata dari orang yang sudah tercahayai hatinya, maka kata-kata itu bagai gelombang-gelombang yang bisa menyentuh, bagai magnet yang bisa menyedot, begitu hebat kekuatannya, sehingga daya ubahnya pun sungguh luar biasa dahsyatnya.
Inilah kisah bagaimana seorang mursyid yang bersih, jujur, dan tulus, walau tanpa kekuatan fisik yang berimbang, tapi karena kekuatan ruhiahnya begitu dahsyat, ternyata mampu membolak-balikan hati, mengislamkan yang belum Islam, meluruskan yang tersesat, dan menjadi jalan bertaubat bagi orang yang berlumur dosa. Allahuakbar.
www.geocities.com/munawir501
Ternyata kekuatan adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh siapapun yang ingin memperoleh kemenangan. Terbukti jikalau badan lemah, ekonomi lemah, otak lemah, kepandaian lemah, kita tidak dapat berperan sebagai makhluk unggul yang membawa manfaat banyak, bahkan justru sebaliknya kita menjadi tertindas, baik oleh hawa nafsu, oleh syetan terkutuk, atau juga oleh makhluk-makhluk yang tidak menyukai kebenaran. Karenanya sudah menjadi suatu keharusan bagi siapapun untuk terus-menerus menggalang aneka potensi kekuatan yang ada pada dirinya.
Hanya saja harus kita sadari pula bahwa kekuatan itu tidak cukup hanya kekuatan lahir saja. Karena bagi siapapun yang berusaha membangun kekuatan ekonomi dengan meyakini bahwa hanya dengan kekuatan ekonomi itulah yang akan membuat dirinya menang, kuat, tanpa dibarengi kekuatan lain, maka akan hancurlah dia.
Sudah terlalu banyak contohnya, tengok saja ketika zaman masih ada Uni Soviet, pastilah saat itu di negara ini tidak kurang para profesornya, ada ahli ekonomi, ada ahli keuangan, ada ahli perencanaan pembangunan, ada juga ahli militer, dan ahli di berbagai bidang lainnya, tapi ternyata Uni Soviet yang nampak begitu kokohnya bisa rontok seketika.
Begitu juga kalau kita menganggap bahwa hanya kekuatan senjata sebagai satu-satunya kekuatan yang akan memenangkan pertempuran, kita saksikan lagi bagaimana Rusia dengan peralatan dan perlengkapan tempurnya yang begitu lengkap, begitu banyak personilnya, begitu kuat dukungan logistiknya, ternyata dipermalukan di Afghanistan. Bahkan gempuran berikutnya ke Chechnya, sebuah negeri yang begitu kecil mungil, ternyata Chechnya sampai saat ini masih bisa bertahan.
Lalu, adakah kekuatan lain yang mampu memenangkan setiap pertempuran? Ada! Kekuatan itu tiada lain kekuatan dari dalam diri kita sendiri, yang kadang begitu saja kita melupakannya. Padahal kalau kita mampu membangunnya dengan sungguh-sungguh, ia akan menjadi sebuah kekuatan yang teramat dahsyat.
Inilah kekuatan tanpa biaya, tanpa memerlukan pertolongan orang lain, tapi bila saja dibina dan dioptimalkan, maka ia adalah modal yang luar biasa dahsyat dalam mengarungi kehidupan ini. Kekuatan apakah itu?!
Dikisahkan pada abad ke-7 Hijriah, di saat kekuatan kekhalifahan Islam mulai meredup, terjadi pertempuran yang sangat dahsyat dan monumental yaitu ketika bangsa Tartar dibawah pimpinan Jengis Khan, menyerbu negeri-negeri Islam bagai air bah, bergelombang bagai badai yang garang, menyapu dari segala penjuru, dan kemudian meluluhlantakan semua negeri-negeri yang dilaluinya. Bahkan diceritakan sungai Dajlah di tengah kota Baghdad yang begitu bening menjadi hitam kelam airnya oleh tinta dari ratusan buku perpustakaan yang dibuang ke sungai itu oleh tentara Tartar.
Kita kenang masa ini sebagai masa kekhalifahan Islam yang paling kelam, saat dimana sebagian besar negeri Islam dibasmi dan dilindas habis oleh bangsa Tartar ini. Barisan bala tentaranya seakan-akan tidak pernah terbendung dan terkalahkan. Pedang-pedang sepertinya menjadi tumpul tiada berdaya menyentuh tubuh mereka. Sampai-sampai munculah mitos, "Tartar takkan pernah terkalahkan".
Berselang beberapa tahun setelah kejatuhan petama kalinya negeri-negeri Islam ini. Tersebutlah suatu kisah dimana ada seorang syeikh bernama Syeikh Jamaludin dari Bukhara. Beliau adalah seorang yang bersih, mursyid yang tulus, walaupun secara lahiriah fisiknya sudah berkurang kemampuannya.
Suatu waktu ia berjalan-jalan bersama sahabat-sahabat dan santri-santrinya, hingga tanpa disadari mereka telah memasuki wilayah kekuasan bangsa Tartar, yang waktu itu dipimpin oleh seorang taklak (gubernur), yaitu Taklak Timur Khan (Timur Lenk), seorang cucu Jengis Khan.
Begitu masuk wilayah bangsa Tartar ini yang kebetulan beliau memasuki wilayah berburu Sang Taklak, maka serta merta ditangkaplah mereka, dan langsung dibawa menghadap Sang Taklak yang cucu Jengis Khan ini.
Bertanyalah Sang Taklak, "Engkau siapa dan darimana …?"
"Saya dari Bukhara dan seorang Parsi"
Mendengar jawaban ini Sang Taklak serta merta tertawa terkekeh-kekeh seraya berkata meremehkan,
"Oo, orang-orang Parsi ini lebih rendah dan lebih hina dari seekor anjing" ujarnya dengan pandangan mengejek.
"Ya, benar! Andaikata kami tidak diberi cahaya kemuliaan dengan agama yang benar, niscaya kami lebih hina daripada seekor anjing" Jawab Syeikh Jamaludin mantap.
Sebuah jawaban yang disertai nur kekuatan keyakinan, rupanya selalu membuat terngiang-ngiang di telinga Sang Taklak. ‘Ya, Kami jauh lebih hina daripada seekor anjing, andaikata tidak dimuliakan dengan agama yang benar’ Sang Taklak merenung memikirkan kata-kata ini, "Ada apa dibalik kata-kata yang ringkas ini?!" Pikirnya. Begitu menggelitiknya jawaban Syeikh Jamaludin ini sehingga suatu saat dipanggillah ia kembali oleh Sang Taklak ke istana.
"Apa yang kau maksudkan dengan kata-kata yang dulu pernah engkau ucapkan itu?" Bertanyalah Sang Kaisar.
Dengan ijin ALLOH Syeikh Jamaludin ini menjelaskan dengan begitu bersemangatnya tentang keindahan Islam. Penjelasan yang merupakan buah dari perasaan dan kecintaannya kepada Islam. Uraiannya disertai pula dengan raut muka, perilaku, yang sebanding dengan keindahan yang disampaikannya. Dijelaskan pula, betapa kekufuran telah membawa martabat manusia merosot lebih hina daripada seekor anjing.
Mendengar uraian ini, tergetarlah hati Sang Taklak hingga akhirnya terbukalah pintu hatinya untuk menerima Islam, hanya saja pada saat itu masih ada satu hal yang mengganjalnya, "Aku belum menjadi kaisar, saat ini masih orang tuaku yang menjadi penguasa, aku berjanji seandainya aku nanti jadi penguasa, aku akan masuk Islam." Janji Sang Taklak.
Waktupun berselang. Suatu saat menjelang Syeikh Jamaludin wafat, diberitahukanlah perihal janji kaisar ini kepada anaknya yang bernama Ryasidudin, "Wahai anakku, Taklak Timur Khan akan menjadi kaisar, andaikata dia sudah resmi jadi kaisar, datangilah dan sampaikan salam dariku serta ingatkan kepadanya akan janji yang dulu pernah diucapkannya".
Ketika benar Syeikh Jamaludin wafat, puteranya sengaja datang ke perkemahan Sang Taklak Timur Khan untuk melaksanakan wasiat orang tuanya, namun karena ia dianggap orang asing yang tidak dikenal sampai disana ia ditolak tidak boleh masuk. Seraya memohon pertolongan ALLOH, ia memutar otaknya, sehingga munculah idenya.
Saat malam melepas gulitanya, dan fajar shubuh mulai menyingsing, segera saja ia mengumandangkan azan dengan begitu kerasnya sampai-sampai Sang Taklak Timur Khan yang berada di dalam kompleks perkemahan tentaranya terbangun seraya bertanya-tanya, "Siapa itu yang berteriak-teriak di malam buta seperti ini? Siapa dia berani kurang ajar mengganggu tidurku?" Begitu marahnya Sang Kaisar ini. Putera Syeikh pun ditangkap sehingga kemudian dibawa menghadap pada sang kaisar.
Begitu bertemu muka dengan sang kaisar, putera Syeikh Jamaludin ini langsung memperkenalkan diri, "Saya putra Syeikh Jamaludin menyampaikan salam dari beliau". Ketika mendengar nama ‘Syekh Jamaludin’--yang beberapa tahun lalu akrab ditelinganya--disebut, Sang Kaisar tiba-tiba seperti api disiram air, reda marahnya dan luluh hatinya.
"Saya hanya akan mengingatkan janji yang pernah tuan ucapkan dengan beliau" Lanjut putera Syeikh Jamaludin ini. Teringatlah sang kaisar akan janjinya, sehingga pada saat itu juga Kaisar Timur Khan mengucap dua kalimah syahadat sebagai tanda bahwa ia benar-benar masuk Islam.
Kala itulah bangsa Tartar benar-benar berubah dari yang tadinya berwajah bengis, kejam, dan melindas habis menjadi bangsa yang berakhlak mulia. Pada saat itulah seluruh penduduk kerajaannya menerima cahaya kemuliaan Islam.
Sungguh luar biasa, dari yang tadinya meluluhlantakan Islam dengan kekuatan senjata, akhirnya menjadi luluh lantak hatinya hanya oleh perkataan. Ratusan ribu orang menentangnya dengan kekuatan senjata, tidak ada yang mampu mengalahkan, tapi hanya dengan beberapa patah kata yang menghunjam ke hati telah membuat negeri yang tidak pernah terkalahkan malah masuk dalam semburat cahaya Islam, bahkan menjadi benteng Islam yang begitu kokohnya saat itu.
Bekasnya pun nampak sampai sekarang, seperti di Rusia, Kaukasus, Asia Tengah dan sekitarnya ternyata adalah buah dari bangsa yang tadinya menghancurkan Islam secara fisik karena kekuatannya memang tidak tertahankan, namun akhirnya menjadi benteng Islam. Mengapa?
Ternyata karena ada satu kekuatan lain yang mampu mengalahkannya, yaitu kekuatan ruhiah. Syeikh Jamaludin adalah seorang ulama yang begitu tinggi cahaya ruhiahnya. Kata-katanya, sorot matanya, cara berjalannya, sikapnya, dan semua dalam dirinya ternyata memancarkan energi yang betul-betul membuat orang yang mendengar terbuka hatinya.
Satu patah kata atau dua patah kata dari orang yang sudah tercahayai hatinya, maka kata-kata itu bagai gelombang-gelombang yang bisa menyentuh, bagai magnet yang bisa menyedot, begitu hebat kekuatannya, sehingga daya ubahnya pun sungguh luar biasa dahsyatnya.
Inilah kisah bagaimana seorang mursyid yang bersih, jujur, dan tulus, walau tanpa kekuatan fisik yang berimbang, tapi karena kekuatan ruhiahnya begitu dahsyat, ternyata mampu membolak-balikan hati, mengislamkan yang belum Islam, meluruskan yang tersesat, dan menjadi jalan bertaubat bagi orang yang berlumur dosa. Allahuakbar.
www.geocities.com/munawir501
Minggu, 31 Juli 2011
nawaytu
Published :
07.17
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Menginjakan kaki pertama di awal bulan puasa, sugguh menjadi suatu kenikmatan tersendiri yang dialami oleh seorang mas brow... dimana disana tercipta suatu esnsasi yang menjadi lagi-lagi suatu terulang kenikmatan yang sungguh entah tiada taranya bila dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain... rasa kesemangatan yang bergejolak di dalam hati nurani dan sanubari untuk mencoba memanfaatkan suatu hidangan yang sudah terdiptakan dan dihidangkan oleh Alloh SWT kepada umat Nabi Muhammad saja, dimana disana terdapat suatu amal dan ladang pahala yang bila kita perbuat kesemuanya mendapatkan tingkatan pahala yang berlipat ganda. Mas brow berharaf semoga ramadhan ini bisa termanfaatkan dengan semaksimasl mungkin dan bisa lebih baik dari pada ramadhan yang sudah berlalu, untuk menjadi lebih baik kan mas brow... bisa lebih menikmati dan menghayati esensi dari pada nikmatnya berpuasa yang dijadikan senagai bulan yang genmbira dan bahagia bukan blan dengan penuh derita...
dari pada rasa penahan terhadap hawa nafsu yang mengurangi bahkan membatalkan ibadah yang dimaksud....
dari pada rasa penahan terhadap hawa nafsu yang mengurangi bahkan membatalkan ibadah yang dimaksud....
Rabu, 27 Juli 2011
Yang baru
Published :
09.22
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Memang diperlukan suatu perjuangan dalamhidup ini, agar perjalanan hidup ini penuh denganwarna dan dinamika. Yang tersusun dari alur-aur certayang tidak bosan dan jenh untuk selalu didengarkaan..
Perlu adanya keberanian untuk berpindah dari suatu keterampilan, ke keterampilan lain. Didorong oleh kemauan yaag kuat, serta doa yang khusu niscaya apa yang menjadi harpan itu dapat terujud kelakdikemudian hari, yag terpenting dari kesemuanya itu tiada lain adalah larut lah dalam prosesnya itu, tanpa kita harus tenggelam dari hasil mana yang akan nanti kita peoleh dan raih, jika gagal merupaka hasil ya kita peroleh, itu merupakan suatu kebanggan tersendiri untuk kita, kita sudah bisa berbanga dengan hasil yag sudah kita peroleh, dari pada kita tidak melakukan pekerjan dan hak yang ingin kita kuasai. Rasnya ebih baik tdk gagal dai pada tidak mencoba sama sekali.
Mulai dari sekarag, kerjakan apa yang ingin kau kerjakan , raih kesemuanya itu tanpa perlu cemas memikirkan hasil apa yang akan kita terima, toh berhasil tidak berhasl itu merupakan hasil bukan, tidak usahlah kita hiraukan, sama halnya ketika kita berdoa kepada Tuhan terhadp apa yag ingin kita miliki, jikalau itu tidak terkabulkan/terizabah itu bagian dari pengkabulan doa juga bukan?sama seperti ketika kita dkbulkan terhadp doa yuang kita pinta
Tentukan tujuan apa yang ingin kita capai, apakah sebagi pemuasan diri, atau apalah yang bisa menjadikan kita bisa untuk lebih baik dari hari ini, minimal untuk pengkonsumsian sendiri saja ntuk sudah cukup, sebagai pemenuhanakan kehausan sumber keindahan,,, yang saya yakin orang lain pun akan suka melihatnya....
Inilah saatnya untuk kita berprestasi, tidak ada lagi waktu yang tersisa selain sekarang lah saatnya. Katakan pada dunia bahwa sesuanguhnya kita mampu...
Buatlah sejarah dalam hidup ini, jadikan diri kita bagian dari pada sejarah perkembangan zaman, dimana nama kita bisa terkenang kelak dikemudian hari yang ketenaran itu bisa berbanding lurus dengan apa yang sudah kita perbuat dalam mengisi kesempatn hidup ini. Sebelum sekarat pertanyaanya adalah sudahkah kita berguna untuk orang lain, jika belum susah matinya, menderia sekali. Disanalah kita harus serta merta segera kejar tayang dalam penyikapan hidup ini. Buat yang terbaik terhadap apa yang bisa kita kerjakan... pergunakanlah waktumu sebaik mungkin sebisa yang kamu bisa, manajemen waktu yang baik dan kedisiplinan yang kuat bisa meningkatkan kita ke arah yang lebih positif dan lebh terbiasa menghargai waktu. Bayangkan sekarang ini waktu sudah sangat cepat sekali nyaris melesat saja seperti anak panah. Saking asiksanya kitahidup. Bukankah hidup ini perkara persaingan, dan perkara menunggu giliran,Qullu nafsin dza iqotul maut..semua yang bernyawa kelak menemui kematian, fastbaqu fikhoirt berlobaah dalam kebaikn.... disana kita dituntut untuk bisa bersaing dengan yang lebih baik tentunya agar hidup kita pun bisa lebih baik...lagi....dan tidaktersia-silh apa yang telah kitarangki dalam merajut kehidupan ini.
Mulailah respek terhadap lingkujgan sekitar, dapat mencermati apa yang orang lain mungkin tidak tercermati
Peeka terhadp sesuatu. Itulah yang menjai suatu kharusan sebagai seorag manusia sejati., menolong sesama tanpa pamrih dan cobalakukan hal yang terbik apapun itu yang terpeting adalahTuhan Ridho kepada kita,jika Tuhan sudah rido apalagi orang lain, itu sudah menjadi hukumulloh yang sudah tidak bisa di gugat lagi,
Carilah figur yang kamu suka olehnya, yang menjadi suatu panutan untuk kamu ambil sari-sari bunganya yang bisa kau ambil pelajaran terhadap apa yang biasa dilakukanya, dari hal kebaikan terpasti, itu untuk kebaikan mu juga. Tidak terlalu harus persis, harus dari beberapa sumber untuk jadikan referensi, tokoh yang dapat meningkatkan keperibadian, tentunya dari beberapa bidang, baik itu dari cara ia berfilsafat, sudut pandang, cara mendekati Tuhan,cara berwawasan, berfikir dan penyapaan tentang hidup. Disanalah kelak kau akan menemukan dirimu, sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari panutan, panutan yang kamu anut yang sudah menyatu dalam dirimu yang sudah terbentuk dengan diri mu yang baru yang seharusnya kau sukai itu..karena itu adalah kamu.
Berperanlah dalam masyarakat luas.. ambil porsimu untuk mengambil alih peran dalam lingkungan sekitarmu, jadilah pemain utama bukan figuran terlebih pembatu.. itu diperlukan suatu nyali yang besar untuku melakukanya. Tapi tidak usah khawatir bukankah hidup ini hanylah send gurau belaka, jangan cemas dalam bertindak, kerjalanlah, bicaralah, hadapilah...
Perlu adanya keberanian untuk berpindah dari suatu keterampilan, ke keterampilan lain. Didorong oleh kemauan yaag kuat, serta doa yang khusu niscaya apa yang menjadi harpan itu dapat terujud kelakdikemudian hari, yag terpenting dari kesemuanya itu tiada lain adalah larut lah dalam prosesnya itu, tanpa kita harus tenggelam dari hasil mana yang akan nanti kita peoleh dan raih, jika gagal merupaka hasil ya kita peroleh, itu merupakan suatu kebanggan tersendiri untuk kita, kita sudah bisa berbanga dengan hasil yag sudah kita peroleh, dari pada kita tidak melakukan pekerjan dan hak yang ingin kita kuasai. Rasnya ebih baik tdk gagal dai pada tidak mencoba sama sekali.
Mulai dari sekarag, kerjakan apa yang ingin kau kerjakan , raih kesemuanya itu tanpa perlu cemas memikirkan hasil apa yang akan kita terima, toh berhasil tidak berhasl itu merupakan hasil bukan, tidak usahlah kita hiraukan, sama halnya ketika kita berdoa kepada Tuhan terhadp apa yag ingin kita miliki, jikalau itu tidak terkabulkan/terizabah itu bagian dari pengkabulan doa juga bukan?sama seperti ketika kita dkbulkan terhadp doa yuang kita pinta
Tentukan tujuan apa yang ingin kita capai, apakah sebagi pemuasan diri, atau apalah yang bisa menjadikan kita bisa untuk lebih baik dari hari ini, minimal untuk pengkonsumsian sendiri saja ntuk sudah cukup, sebagai pemenuhanakan kehausan sumber keindahan,,, yang saya yakin orang lain pun akan suka melihatnya....
Inilah saatnya untuk kita berprestasi, tidak ada lagi waktu yang tersisa selain sekarang lah saatnya. Katakan pada dunia bahwa sesuanguhnya kita mampu...
Buatlah sejarah dalam hidup ini, jadikan diri kita bagian dari pada sejarah perkembangan zaman, dimana nama kita bisa terkenang kelak dikemudian hari yang ketenaran itu bisa berbanding lurus dengan apa yang sudah kita perbuat dalam mengisi kesempatn hidup ini. Sebelum sekarat pertanyaanya adalah sudahkah kita berguna untuk orang lain, jika belum susah matinya, menderia sekali. Disanalah kita harus serta merta segera kejar tayang dalam penyikapan hidup ini. Buat yang terbaik terhadap apa yang bisa kita kerjakan... pergunakanlah waktumu sebaik mungkin sebisa yang kamu bisa, manajemen waktu yang baik dan kedisiplinan yang kuat bisa meningkatkan kita ke arah yang lebih positif dan lebh terbiasa menghargai waktu. Bayangkan sekarang ini waktu sudah sangat cepat sekali nyaris melesat saja seperti anak panah. Saking asiksanya kitahidup. Bukankah hidup ini perkara persaingan, dan perkara menunggu giliran,Qullu nafsin dza iqotul maut..semua yang bernyawa kelak menemui kematian, fastbaqu fikhoirt berlobaah dalam kebaikn.... disana kita dituntut untuk bisa bersaing dengan yang lebih baik tentunya agar hidup kita pun bisa lebih baik...lagi....dan tidaktersia-silh apa yang telah kitarangki dalam merajut kehidupan ini.
Mulailah respek terhadap lingkujgan sekitar, dapat mencermati apa yang orang lain mungkin tidak tercermati
Peeka terhadp sesuatu. Itulah yang menjai suatu kharusan sebagai seorag manusia sejati., menolong sesama tanpa pamrih dan cobalakukan hal yang terbik apapun itu yang terpeting adalahTuhan Ridho kepada kita,jika Tuhan sudah rido apalagi orang lain, itu sudah menjadi hukumulloh yang sudah tidak bisa di gugat lagi,
Carilah figur yang kamu suka olehnya, yang menjadi suatu panutan untuk kamu ambil sari-sari bunganya yang bisa kau ambil pelajaran terhadap apa yang biasa dilakukanya, dari hal kebaikan terpasti, itu untuk kebaikan mu juga. Tidak terlalu harus persis, harus dari beberapa sumber untuk jadikan referensi, tokoh yang dapat meningkatkan keperibadian, tentunya dari beberapa bidang, baik itu dari cara ia berfilsafat, sudut pandang, cara mendekati Tuhan,cara berwawasan, berfikir dan penyapaan tentang hidup. Disanalah kelak kau akan menemukan dirimu, sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari panutan, panutan yang kamu anut yang sudah menyatu dalam dirimu yang sudah terbentuk dengan diri mu yang baru yang seharusnya kau sukai itu..karena itu adalah kamu.
Berperanlah dalam masyarakat luas.. ambil porsimu untuk mengambil alih peran dalam lingkungan sekitarmu, jadilah pemain utama bukan figuran terlebih pembatu.. itu diperlukan suatu nyali yang besar untuku melakukanya. Tapi tidak usah khawatir bukankah hidup ini hanylah send gurau belaka, jangan cemas dalam bertindak, kerjalanlah, bicaralah, hadapilah...
Minggu, 24 Juli 2011
kata rahasia yang membuat lupa
Published :
03.55
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Padahal rasanya baru kemarin aku tulis pasword itu di atas sandi blogerku. sekarang sudah lupa lagi...
dasar manusia...tapi tunggu dulu.. Yaa.... ini dia sekarang sudah aku bisa buka lagi. terimakasih... Mr. Google... selalu memberikan jawaban disaat yang tepat...dikala kita membutuhkanmu.. sapa hangat saya untuk mu.. semoga senantiasa pintar... dan tidak membuat pembodohan.. silahkan tekan lagi tombol keyboar itu bercelotehah semaumu, semau apa yang kamu suka......, apapun itu yang bisa membuat kamu senanng tanpa ada rasa kasihan...., anggap saja ini dunia mu, dunia yang semua keindahan ada disana.... tanpa harus hiraukan apa yang akan terjadi kelak dikemuan hari...
Jumat, 27 Mei 2011
Ya disini tempatnya
Published :
21.33
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Mungkin kita akan terbang menuju sebuah alam yang hijau dan berbunga
Dimana disana terdapat suatu keindahan yang kita tidak akan merasa kan kekawatiran terhadap suatu penilaian dan alam sekitar yang seakan buas, ingin menerkam mangsanya,
Jauh dari kebisingan, yang seakan berteriak tepat disekitaran lubang telinga kita.
Sekarang, saatnya kita berdiri dan tak usah marangkak lagi, kita sudah berada dalam dunia baru, yang seharusnya kita suka. Melihat daratan yang hijau, dan lautan yang biru, dan awan putih, yang nyaris tidak akan berubah menjadi kelabu bahkan atau hitam….
Melepaskan dari pada kemunafikan yang menyumbat dalam aliran darah menuju ke ulu hati.
Dalam dunia ini kamu bisa berperan sesuai yang kamu mau… bebas untuk melakukan expresi, terlepas dari tekanan dan rasa khawatir akan penilaian seseorang…,
Disinilah hidupmu sebenarnya…. Menemuykan suatu jati diri, yang terbunuh oleh suatu keadaan yang tak ramah dari penilaianmu… , aku percayakan itu untukmu… , di alam ini, kamu sudah lagi tidak merasakan suatu kebimbangan… berdiri dari mimpi tidurmu yang berkepanjangan.. dalam dunia nyata ini.. aku menyukaimu…
Lupakan hujan deras yang selama ini terus melanda…, tutup semua catatan hitam , untuk ganti dengan suatu aluinan music yang menggugah keceriaan kita. Indahnya alam ini tanpa kehadiranmu, wahai sang pembuat onar… yang merusak dan menggerogoti pikiran alam bawah sadarku, enyah dari tempat yang selama ini kau duduki.
kata dia
Published :
07.39
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
:
Yang hatinya sedang tersiksa karena kenyataan hidup yang tak ramah,
Apa pun yang kau impikan, biarkanlah ia besar dan tinggi.
Lalu, besarkanlah harapanmu, berusahalah untuk melebihkan pelayananmu, dan utuhkanlah keberserahanmu
:
pagi lain akan menjemputmu dalam dirimu yang baru.....yang seharusnya kau suka
:
lakukan saja apa yang terbaik... tidak ada batasan da;am berbuat baik.. katakan itu dalam setiap aktipitasi mu...
:
that all...
:
Selasa, 17 Mei 2011
WAKTU
Published :
02.44
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Betapa pentingnya sebuah waktu yang kita lewati, dalam mengarungi kehidupan ini, berharga sekali untuk mengisi hidup kita, dimana dari waktu yang telah disediakan untuk kita itu, kelak akan dimintangan pertanggung jawabanya di kemudiann hari, saya teringat oleh seorang teman yang bercerita tentang riwayat hidupnya, manakala ia bercerita tentang hidupnya, dalam ceritanya itu dia menceritakan tentang peristiwa yang membuatnya harus kehilangan salah satu penglihatanya karena suatu kecelakaan. apa yang ia rasakan ia sangat menyesal sekali akan peristiwa itu, lantas aku menanyakan kembali padanya kenama kamu harus menyesal? kemudian ia menjawab bukan kondisi keadaanku yang seperti sekarang ini yang aku sesalkan, aku sangat menerima sekali akan keadaan ku yang sekarang ini. Lantas Apa yang membuat kamu menyesal tanya saya? yang aku sesalkan adalah kecelakaan itu aku lakukan dikala aku sedang menyia-nyiakan waktu, bukan dalam hal yang berguna atau hal yang positif terlebih lagi dalam beribadah kepada Alloh. Temanku itu menegaskan kepada saya kamu tahu dimana aku berbicara dengan orang lain perihal penyebab kejadian yang membuatnya seperti ini, ia merasa sedikit malu untuk membicarakanya.Dari sana lantas aku sedikit berfikir, seseorang yang ditanya perihal Saat-saat waktu yang telah dilewatinya kebelakang, apabila waktunya dipakai untuk perbuatan yang sia-sia ia aKan sedikit malu dan menyesal akan hal yang dilakukanya itu bila itu perbuatanya merupakan perbuatan yang sia-sia,
Bagaimana nanti bila kita dimintakan pertaggung jawaban oleh Alloh SWT. terhadap waktu yang sudah kita gunakan, terlebih lagi mana kala usia kita sudah mendekati ahir dicabutlah nyawa kita, sementara apa yang sedang kita lakukan kala itu, dalam keadaan Khusnul khotimahkah, atau Suul Khotimah, maka dari itu penting bagi kita untuk bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, semoga kita bisa memanfaatkan waktu kita sebaik-baiknya untuk di isi dengan hal yang positif yang diridhoi Alloh SWT.
Demi waktu Ashar.
Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian.
Kecuali mereka yang beriman dan beramal soleh
yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.
(Al-Qur’an, Surat Al Ashri diturunkan di Mekah 3 ayat)
Minggu, 15 Mei 2011
Published :
20.59
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
kemarin aku mengikuti suatu pengajian di salah satu tempat ibaadh yang ada di kota Bandung, yah luimayan dari sana aku banyak sekali mendapatkan pembelajaran yang di dapat, walaupun aku sendiriasn, tapi dalam hatiku aku yakin, inim erupakan salah satu bentuk untuk bisa mengabdi kepada Alloh, mencari secuil ilmu yang semoga saja bisa aku terapkan dalam kehidupan sehari hari. disana terdapat banyak juga santri-santri yang ikut mengaji, dengan wajah-wajah yang rasanya kalau dilihat mereka seperti melek intelektual, jauh dengan aku yang hanya nmengandalkan rasa percaya diri dan sekedar hanya mencoba saja memberi nutrisi siraman rohani dan nutrisi untuk otak dan pikiran ku saja,
topik yang dibahas disana adalah tentang rasa syukur yang seharusnya harus kita laksanakan, perbanyaklah hidup kita itu dengan rasa syukur kepada Alloh, sebab dengan banyak nya kita bersyukur maka Alloh akan menjanjikan kepada kita akan menambah nikmat yang telah di berikanya....
Seorang Nabi Sulaeman pun yang harta kekayaanya melebihi dari orang2 terkaya sedunia yang sampai sekarangpun belum ada yang bisa menandingi kekayaanya, Beliau tidak meminta semua kekayaanya itu kepada Alloh, yang ia minta kan hanya lah untuk selalu bisa diberikan ilham untuk bisa bersyukur terhadap apa yang telah Alloh berikan kepadanya dan kepada ke dua orang ibu bapaknya, juga unntuk bisa mengerjakan amal shaleh yang Tuhan Ridhoi, bagi yang ingin doanya bisa dilihat aja di dalam kuran surat An Naml ayat 19... itu doa nabi sulaeman,
doanya ini :
"....Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang saleh." (Q.S. An Naml: 19
Tapi kadang kala rasa syukur itu suka lupa saja untuk kita paanjatkan, hati kita selalu melihat saja kepada yang lebih di atas kita, sehingga bukan rasa sukur yang kita miliki, malah rasa ingin seperti orang lain itu. dalam hal lain itu merupakan bagus juga karena bisa menjadi motifasi untuk kita agar bisa lebih meningkatkan apa yang kita miliki, setidak nya dengan adanya orang lasin itu menjadi pemicu untuk kita agar lebih baik lagi kedepanya, nu penting mah asal jangan iri hati saja, kan iri hati itu berarti tan da tak mampu cnah kalau orang lain bilang mah, oleh karenanya,
selalu positifkan lah hati dan pikiran kita.
melihat orang-otrang pintar rasanya senang sakali, ingin rasanya aku seperti mereka, semoga saja kelak dikemudian hari aku bisa seperti mereka, yang terpinting ntuk sekarang, aku harus terus dan tetap belasjar yang keras untuk bisa seperti mereka, apapun itu rintangan dan halangan nya, lawan segala bentuk rasa malas yang berkecambuk di dalam pikiran kita, untuk terus berusaha meraih prestasi dari apa yang kita bisa. seperti halnya sekarang ini aku menulis tak karuan kemana saja yang ada di pikiran ku, terserah lah orang mau bicara apa, yang penting aku ga nipu ga bikin rese kalian, yang penting gak terlibat 378....
topik yang dibahas disana adalah tentang rasa syukur yang seharusnya harus kita laksanakan, perbanyaklah hidup kita itu dengan rasa syukur kepada Alloh, sebab dengan banyak nya kita bersyukur maka Alloh akan menjanjikan kepada kita akan menambah nikmat yang telah di berikanya....
Seorang Nabi Sulaeman pun yang harta kekayaanya melebihi dari orang2 terkaya sedunia yang sampai sekarangpun belum ada yang bisa menandingi kekayaanya, Beliau tidak meminta semua kekayaanya itu kepada Alloh, yang ia minta kan hanya lah untuk selalu bisa diberikan ilham untuk bisa bersyukur terhadap apa yang telah Alloh berikan kepadanya dan kepada ke dua orang ibu bapaknya, juga unntuk bisa mengerjakan amal shaleh yang Tuhan Ridhoi, bagi yang ingin doanya bisa dilihat aja di dalam kuran surat An Naml ayat 19... itu doa nabi sulaeman,
doanya ini :
"....Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang saleh." (Q.S. An Naml: 19
Tapi kadang kala rasa syukur itu suka lupa saja untuk kita paanjatkan, hati kita selalu melihat saja kepada yang lebih di atas kita, sehingga bukan rasa sukur yang kita miliki, malah rasa ingin seperti orang lain itu. dalam hal lain itu merupakan bagus juga karena bisa menjadi motifasi untuk kita agar bisa lebih meningkatkan apa yang kita miliki, setidak nya dengan adanya orang lasin itu menjadi pemicu untuk kita agar lebih baik lagi kedepanya, nu penting mah asal jangan iri hati saja, kan iri hati itu berarti tan da tak mampu cnah kalau orang lain bilang mah, oleh karenanya,
selalu positifkan lah hati dan pikiran kita.
melihat orang-otrang pintar rasanya senang sakali, ingin rasanya aku seperti mereka, semoga saja kelak dikemudian hari aku bisa seperti mereka, yang terpinting ntuk sekarang, aku harus terus dan tetap belasjar yang keras untuk bisa seperti mereka, apapun itu rintangan dan halangan nya, lawan segala bentuk rasa malas yang berkecambuk di dalam pikiran kita, untuk terus berusaha meraih prestasi dari apa yang kita bisa. seperti halnya sekarang ini aku menulis tak karuan kemana saja yang ada di pikiran ku, terserah lah orang mau bicara apa, yang penting aku ga nipu ga bikin rese kalian, yang penting gak terlibat 378....
Mengisi waktu
Published :
20.28
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Kesuksesan itu tidak didapat dengan cara instan, perlu proses untuk pencapaianya, kita harus menyiapkan terlebih dahulu bahan bakar dan kendaraan untuk bisa menempuh tuujuan utamanya.
dari pada ngalamun t puguh mnding tulas yuulis we.. corat-coret siapa tau nanti ilham datang dengan sendirinya...
hari ini adalah hari libur kenapa hari libur,, ya kata orang hari ini adalah hari harpitnas... hari terjepit nasional,,,, hari ko dijepit-jepi ya... itu lah mental orang indonesia, yang selalu senang akan kemalasan,,, haha.... mental dimanta kita lebih sering dan suka akan senang-senang tidak seperti orang-orang jepang dan negara-negara maju ainya, yang lebih mengutamakan keseriusan mereka dalam bekerja dan berkarya, ada nilai dari pribadi nya....
mereka akan senang sekali bila mereka telah mempunyai suatu karya yang bisa dinikmati oleh orang lain. apapun itu. sebab dari sana mereka akan memhami bahwa keberadaan mereka itu di mata masyarakat telah memberikan pengakuan dan kontribusi yang bisa dipergunakan oleh hal layak banyak, prinsip mereka yang mereka miliki adalah karena kita tidak hanya buth uang kita pun butuh bangga dan prestasi, setidaknya ada yang sudah mereka ukir untuk mengisi jatah hidup di dunia ini yang konon cuma hanya satu kali, itu pun kita tidak tau berapa lama kita bertahan hidup di dunia ini......
Berkarya,,,, merupakan suatu kata yang bisa membangkinkan citra dan suasana hidup, sebab dari sana kita akan sangat bisa merasakan arti pentingnya kehidupan kita, bisa ada yang kita ciptkanan dari pemikiran ataupun hasil kerja dan keringat kita.
apa saja yang bisa kita sebut sebagai hasil karya :
banyak diantaranya, seseorang yang membuat suatu pekerjaan agar bisa lebih gampang katakan lah itu mobil, alat2 dapur, elektronik dan lain2 nya itu adalah merupakan suatu hasil karya yang dibuat olegh seseorang,
kemudian tulisan atau pun cerita
merupaKANn juga sebuah hasil karya yang bisa dikonsumsi oleh orang lain atau pun untuk kita sendiri, mengeluarkan apa saja yang terdapat di dalam isi kepala kitam, bereksperiman, berekplorer di alam terbuka di dalam laboratorium milik kita sendiri, memgembangkan cara pandang kita, terus berfikir melalui otak kanan, yang dari otak kanan itu bersumber semua fikiran yang uisspiratif yang bisa kita jadikan sebagai acuan dan pedoman untuk menuju kehidupan yang kita inginkan dalam hal kesuksesann. bukankan nabi kita pun selalu memprioritas kan bagian tubuhnya untuk mendahulukan yang kanan terleb\ih dahulu dalam suatu hal yang baik-baik, tat kala ia makan maka ia akan menggunakan tangan kanan nya, tat kala ia akan masuk masjid atau keluar dari rumah maka Ia akan mendahulukan kaki kanan nya untuk memulai,., maka dari itu rasanya otak kanan kita pun harus kita lebih banyak pergubnakan dalam kehidupan ini, karenma itu merpakan sdalahg satu fitrah manusia yang lebih cenderung menggunakan otak kantan terlebih dahulu.
dari pada ngalamun t puguh mnding tulas yuulis we.. corat-coret siapa tau nanti ilham datang dengan sendirinya...
hari ini adalah hari libur kenapa hari libur,, ya kata orang hari ini adalah hari harpitnas... hari terjepit nasional,,,, hari ko dijepit-jepi ya... itu lah mental orang indonesia, yang selalu senang akan kemalasan,,, haha.... mental dimanta kita lebih sering dan suka akan senang-senang tidak seperti orang-orang jepang dan negara-negara maju ainya, yang lebih mengutamakan keseriusan mereka dalam bekerja dan berkarya, ada nilai dari pribadi nya....
mereka akan senang sekali bila mereka telah mempunyai suatu karya yang bisa dinikmati oleh orang lain. apapun itu. sebab dari sana mereka akan memhami bahwa keberadaan mereka itu di mata masyarakat telah memberikan pengakuan dan kontribusi yang bisa dipergunakan oleh hal layak banyak, prinsip mereka yang mereka miliki adalah karena kita tidak hanya buth uang kita pun butuh bangga dan prestasi, setidaknya ada yang sudah mereka ukir untuk mengisi jatah hidup di dunia ini yang konon cuma hanya satu kali, itu pun kita tidak tau berapa lama kita bertahan hidup di dunia ini......
Berkarya,,,, merupakan suatu kata yang bisa membangkinkan citra dan suasana hidup, sebab dari sana kita akan sangat bisa merasakan arti pentingnya kehidupan kita, bisa ada yang kita ciptkanan dari pemikiran ataupun hasil kerja dan keringat kita.
apa saja yang bisa kita sebut sebagai hasil karya :
banyak diantaranya, seseorang yang membuat suatu pekerjaan agar bisa lebih gampang katakan lah itu mobil, alat2 dapur, elektronik dan lain2 nya itu adalah merupakan suatu hasil karya yang dibuat olegh seseorang,
kemudian tulisan atau pun cerita
merupaKANn juga sebuah hasil karya yang bisa dikonsumsi oleh orang lain atau pun untuk kita sendiri, mengeluarkan apa saja yang terdapat di dalam isi kepala kitam, bereksperiman, berekplorer di alam terbuka di dalam laboratorium milik kita sendiri, memgembangkan cara pandang kita, terus berfikir melalui otak kanan, yang dari otak kanan itu bersumber semua fikiran yang uisspiratif yang bisa kita jadikan sebagai acuan dan pedoman untuk menuju kehidupan yang kita inginkan dalam hal kesuksesann. bukankan nabi kita pun selalu memprioritas kan bagian tubuhnya untuk mendahulukan yang kanan terleb\ih dahulu dalam suatu hal yang baik-baik, tat kala ia makan maka ia akan menggunakan tangan kanan nya, tat kala ia akan masuk masjid atau keluar dari rumah maka Ia akan mendahulukan kaki kanan nya untuk memulai,., maka dari itu rasanya otak kanan kita pun harus kita lebih banyak pergubnakan dalam kehidupan ini, karenma itu merpakan sdalahg satu fitrah manusia yang lebih cenderung menggunakan otak kantan terlebih dahulu.
Namina g usaha atu mang
Published :
02.17
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Namina g usaha atu mang... hasil henteu namah ken we nya... da urgmah mung ihtiar hungkul...., meh aya pertanggungjawabana, pami aya pertarosan naha teu hasil..., sanes teu hasil da usaha n ihtiarnamah parantos.. kantun menyempurnakan saja untuk kedepanya... membuat uuntuk yang lebih baik.
Jumat, 13 Mei 2011
Published :
21.45
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Kadang suatu rencana itu tak selamanya berjalan sebagaimana yang kita harapkan... tanpa kita duga sebelumnya rencana yang kita maksud agaknya lebih meleset dari sasaran, tapi dibalik kegagalan itu, setidaknya kita sudah berusaha untuk mencoba, adapun hasilnya kita serahkan pada yang diatas, disanalah pentingnya mempunyai rasa jiwa sebagai pensyukur nikmat dan pengamal kesabaran, membuat kedua sifat itu berkolerasi antara satu dan lainya, yang akhirnya akan membentuk keperibadian yang kuat, dan tahan banting.
kemudian di balik kegagan itu pun termuat suatu pembelajaran yang sangat berharga, ada kala kejadian yang diluar dugaan kita, ah.. sungguh luar biasa luka-liku kehidupan ini, misteri yang sangat membangkitkan selera untuk selalu kita berusaha bertiundak yang terbaik terhadap apa pun itu,
dimana perasaan itu dapat membuat hati kita sedikit tersenyum, dan berkata ada rahasia di balik rahasia, semua sudah ada yang mengarur, semua sudah ada yang menggerakan, tat kala aku sedang menarikan jariku pun ini di atas tombol, ya.. ini yakin pasti ada penggeraknya.....
Nu pentingmah.. urang teh kudu optimis we mang uy... sing jadi jelema hade... posisiken jadi jelema nu bisa mere conto alus.. ula tepi kadisetiran ku batur hawa nafsu urg teh... bismillah jung lahaola.. we...
kemudian di balik kegagan itu pun termuat suatu pembelajaran yang sangat berharga, ada kala kejadian yang diluar dugaan kita, ah.. sungguh luar biasa luka-liku kehidupan ini, misteri yang sangat membangkitkan selera untuk selalu kita berusaha bertiundak yang terbaik terhadap apa pun itu,
dimana perasaan itu dapat membuat hati kita sedikit tersenyum, dan berkata ada rahasia di balik rahasia, semua sudah ada yang mengarur, semua sudah ada yang menggerakan, tat kala aku sedang menarikan jariku pun ini di atas tombol, ya.. ini yakin pasti ada penggeraknya.....
Nu pentingmah.. urang teh kudu optimis we mang uy... sing jadi jelema hade... posisiken jadi jelema nu bisa mere conto alus.. ula tepi kadisetiran ku batur hawa nafsu urg teh... bismillah jung lahaola.. we...
Minggu, 08 Mei 2011
dari pegunungan dengan awal bismillah
Published :
10.32
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
ketika motifasi itu datang... layaknya sebuah cengkraman yang siap untuk menerjang dunia.. seolah didepan itu mudah untuk di taklukan. sungguh motifator yang kuat untuk selalu bersikap optimis, dan duduk diantara orang-orang yang super... dalam cara ia memberi motifasi, menyikapi hidup dan lain sebagainya, memberikan wawasan luas kepada kita. bagaimana kita seharusnya dalam bersikap.. lingkungan ternyata sangat berpengaruh sekali untuk menjadikan karakter seseorang, bagaimana ia bersikap, mendengar, merasa dan berbicara, ya Alloh.. tempatkan lah Al-Faqir diantara umatmu yang berakal dan mempunyai ahlakul karimah yang baik. yang dapat mengambil pelajaran terhadap apa yang seharusnya dilakukan, bagaimana ia bersikap, bagaimana membesarkan hati, dan selalu mengajak dan mengarah satu arah ke arah kebaikan.... tidak engkau jadikan ia sebagai orang-orang yang merugi.
Sabtu, 07 Mei 2011
Published :
09.41
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
datang ketika masa lalu itu sudah lama terkubur beberapa waktu yang lalu, menguak kembali kenangan silam antara diriku dan dirinya,,,, ia telah memberikan secercah harapan dan cita-cita serta cerita yang manis dan romantis, tapi itu dulu beberapa waktu yang lalu,
Awalnya terlintas begitu saja dalam pikiranku, dimana dia sekarang berada? jawabku dalam hati.ah... barang kali mungkin sudah senang akan dunia barunya. Namanya masih segar dalam pikiranku, tapi aku hampir dan seolah rupa akan wajahnya, nyaris tidak tersirat sama sekali bentuk dan parasnya,, apa aku sudah amnesia.. ah tidak mungkin toh aku masioh bisa mengingat dan mengetahui orang-orang lai selain dia, apa mungkin sudah terdelet dalasm memori eksternal dan internalku...
tak lama dari setiap pertanyaan yang bergolak dalam benaku itu, ia tiba begitu saja tepat di depan mataku, pikirku langsung tertuju padanya, dan mengiyakan. ini kan orang yang sempat aku cari selama ini, ya aku yakin dia orangnya. aku lihat dari name tage nya pun sama, rasanya aku kenal akan tulisan yang tertera diatas name tage nya seolah tulisan itu tidak asing.
aku terus mencoba pikiran dan memoriku kembali ke arah dan zaman masa lalu, sekuat tenaga aku terus berfikir 10 tahun ke belakang dan ia,, memori itu akhirnya muncul dengan sendirinya, seolah tersimpan dan terkuak lagi dari memori yang paling dalam, benar kata ku ini dia orang nya....
kemudia aku telisik ia,,, benar apa yang ku duga sebelumnya... ia sudah dan berada dalam dunia baru nya, yang mungkin lebih ceria dari yang aku punya... aku hanya tersenyum saja melihat keberadaanya dia yang sekarang ini, dengan membandingkan keberadaanku yangmasih ginih-ginih saja.. heu.. kasihan kamu... kataku dalam hati,, apa yang kurang si dar diri kamu aku tidak ngerti,
sudahlah itu mungkin sudah menjadi satu takdir... kita lhat saja apa yang terjadi selanjutnya... hidup in isudah ada yang mengatrur bukan.... lakukan lah apa yang terbaik.... apa saja yang terbaik yang kamu bisa.... jangan lah dibuat sebagai beban dalam kehidupan ini. hidup harus tetap berjalan kan... ngak usah risau akan masa ldepan, apapu nkeadaanya walaupun tidak sesuai dengan yang diharapkan kiranya kita harus tetap bertahan dan menghiraukanya bukaN......
Awalnya terlintas begitu saja dalam pikiranku, dimana dia sekarang berada? jawabku dalam hati.ah... barang kali mungkin sudah senang akan dunia barunya. Namanya masih segar dalam pikiranku, tapi aku hampir dan seolah rupa akan wajahnya, nyaris tidak tersirat sama sekali bentuk dan parasnya,, apa aku sudah amnesia.. ah tidak mungkin toh aku masioh bisa mengingat dan mengetahui orang-orang lai selain dia, apa mungkin sudah terdelet dalasm memori eksternal dan internalku...
tak lama dari setiap pertanyaan yang bergolak dalam benaku itu, ia tiba begitu saja tepat di depan mataku, pikirku langsung tertuju padanya, dan mengiyakan. ini kan orang yang sempat aku cari selama ini, ya aku yakin dia orangnya. aku lihat dari name tage nya pun sama, rasanya aku kenal akan tulisan yang tertera diatas name tage nya seolah tulisan itu tidak asing.
aku terus mencoba pikiran dan memoriku kembali ke arah dan zaman masa lalu, sekuat tenaga aku terus berfikir 10 tahun ke belakang dan ia,, memori itu akhirnya muncul dengan sendirinya, seolah tersimpan dan terkuak lagi dari memori yang paling dalam, benar kata ku ini dia orang nya....
kemudia aku telisik ia,,, benar apa yang ku duga sebelumnya... ia sudah dan berada dalam dunia baru nya, yang mungkin lebih ceria dari yang aku punya... aku hanya tersenyum saja melihat keberadaanya dia yang sekarang ini, dengan membandingkan keberadaanku yangmasih ginih-ginih saja.. heu.. kasihan kamu... kataku dalam hati,, apa yang kurang si dar diri kamu aku tidak ngerti,
sudahlah itu mungkin sudah menjadi satu takdir... kita lhat saja apa yang terjadi selanjutnya... hidup in isudah ada yang mengatrur bukan.... lakukan lah apa yang terbaik.... apa saja yang terbaik yang kamu bisa.... jangan lah dibuat sebagai beban dalam kehidupan ini. hidup harus tetap berjalan kan... ngak usah risau akan masa ldepan, apapu nkeadaanya walaupun tidak sesuai dengan yang diharapkan kiranya kita harus tetap bertahan dan menghiraukanya bukaN......
Jumat, 06 Mei 2011
Tetap semangat yah mang....
Published :
05.05
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Teringat ketika masa kecil ku dulu..., beberapa tahun lalu..., tak ubah layaknya seperti melihat masa lalu dengan sepion sepada motor, hahay..., penuh dengan beraneka macam warna, corak dan rasa, suka, duka datang selalu silih berganti mengisi setiap lerung kehidupan, apa yang sudah kita torehkan dari semua itu?
kaki yang sudah kulangkahkan dari setiap kehidupan, membuatku tersadar sepertinya belum kuat untuk bisa berdiri tegak.. apa lagi untuk berlari kencang... mengejar suatu cita-cita .
sudah saatnya kita harus mengepalkan tangan, singsingkan lengan baju, berdiri, dan terjang rintangan yang menghalang...
Jadilah dewasa karena kau sudah dewasa,
Berfikirlah selalu dengan pikiran yang positif,
Berusahalan untuk selalu mengkondisikan pikiranmu untuk selalu aktif , dan berakal sehat.
Setiap manusia diciptakan pasti dengan kelebihanya masing- masing, maka dari itu galilah kelebihan yang kau punyai, kuaklah apa yang tersembunyi dibalik ketidak tahuan mu.
Tetap semangat yah mang....
Berkemauan keras untuk ingin menjadi yang terbaik,
kaki yang sudah kulangkahkan dari setiap kehidupan, membuatku tersadar sepertinya belum kuat untuk bisa berdiri tegak.. apa lagi untuk berlari kencang... mengejar suatu cita-cita .
sudah saatnya kita harus mengepalkan tangan, singsingkan lengan baju, berdiri, dan terjang rintangan yang menghalang...
Jadilah dewasa karena kau sudah dewasa,
Berfikirlah selalu dengan pikiran yang positif,
Berusahalan untuk selalu mengkondisikan pikiranmu untuk selalu aktif , dan berakal sehat.
Setiap manusia diciptakan pasti dengan kelebihanya masing- masing, maka dari itu galilah kelebihan yang kau punyai, kuaklah apa yang tersembunyi dibalik ketidak tahuan mu.
Tetap semangat yah mang....
Berkemauan keras untuk ingin menjadi yang terbaik,
Sabtu, 30 April 2011
Si Al-Faqir Mas Brow..
Published :
09.09
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
senang rasanya, karena mulai saat ini Mas Brow sudah sedikit mempunyai tekad untuk bisa menulis dan mengisi guratan-guratan dan sekedar coretan yang terkadang Mas Brow suka lupa juga bahwa menjaga jari jemari ketika menulis itu sama utamanya dengan menjaga lisan, tapi it ok lah.. mas Brow sekedar mencoba saja, menuangkan kagegemet hati dan fikiran untuk dijadikan sebuah pratinjau sejauh mana Mas Brow... mlakukan terobosan ketika berfikir, menyingkabkan apa yang tersembunyi dibalik ketidak tahuan, menajamkan penglihatan, membuka mata, mamandang dunia.
saling share trehadap suatu duduk permasalahan, diantara lingkup manusia, di arena yang baru untuk dunia yang lebih seru dan indah cnah mas brow......,
Pokoknya tekat mas Brow harus bulat dan kuat... untuk selalu menjadikan hari ini dan hari esok harus lebih baik dari sebelumnya, itu layak dijadikan falsafah hidup mas brow,, disamping banyak lagi falsafah-falsafah lain yang bisa dijadikan rujukan untuk mengarungi samudra kehidupan ini. hidup di dunia ini hanya satu kali loh mas brow.. bayangkan saja,,, keadaan mas brow sekarang ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan mas brow... tapi apapun itu alasanya jangan dijadikan satu penghalang untuk tetap bersukur terhadap yang maha kuasa mas brow..., lakukan saja apa yang menurut mas brow itu terbaik..., tentunya harus sesuai dengan koridor agama dan undang2 yang berlaku ditengah masyarakat dong mas brow dalam artian benar.. disana lah pentingnya mas brow untuk selalu memperbanyak pengetahuan, saling tukar pendapat, bersosialasisi, mencari sedikit harapan dan sumber ilmu pengetahuan untuk dijadikan sebagai benih yang bisa dituai untuk diri sendiri terlebih lagi untuk orang lain dan jangan lupa untuk berdoanya juga mas brow.. biar jalanya lancar dan dipermudah.
Mas Brow sadari sangat, bahwa kehidupan Mas Brow belum begitu banyak tersumbangan di tengah2 kehidupan bermasyarakat pada umumnya, belum banyak konstribusi yang sudah mas brow berikan untuk orang lain, sementara saling berbagi dan memberi adalah salah satu bentuk nilai ibadah yang sangat disukai Alloh.. waktu yang selama ini sudah terlewatkan oleh mas brow dalam setiap hujaman nafas oksigen yang masuk ke jantung dada sebelah kiri mas brow... kebanyakan dipakai untuk bermain serta bersenang-senang saja.. tidak lebih dari itu mas brow...
apa yang terjadi... Tau-tau kini aku sudah tua..., itu kata mas brow... menyadari dengan sangat terhadap bertambahnya usia menyadarkan mas brow terhadap peran apa yang sudah mas brow perankan dalam sandiwara kehidupan dunia nyata itu, apakah mas brow ingin terlahir sebagai sosok antagonis, yang tidak disukai dan tidak mendapatkan tempat bagi mereka yang melihat alur cerita sandiwara itu, atau mas brow bisa memerankan tokoh protagonis tulenan yang juara yang akan selalu dinanti dan di kenang oleh penikmat alur cerita catatan manis si mas brow, atau boleh jadi hanya sebagai piguran saja sebagai pelengkap dari sebuah cerita kisah orang lain .. terserahlah.. silahkan pilih saja menurut selera mas brow sukai.. anggap saja peran sendiri,
fastabiqul khairat
berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan mas brow... jika kamu ingin berlomba maka berlombalah untuk kebaikan, mamang dalam kebaikan bukan hanya melakukan, tapi buat lah esbagai orang yang pertama yang membuat kebaikan, Rosululloh adalah sebagai contoh orang yang pertama dalam membuat kebaikan. karena Alloh telah men taklifkan / memerintah beliau untuk menyeru dalam kebaikan, beliau tidak hanya menyeru bahkan beliau secara konsisten selalu menjadi orang yang pertrama dalam membuat kebaikan, "aku termasuk orang yang pertama kali
yang taklif...
Alfadlu lilmubtadi wain ahsanal muftadi
keutamaan itu milik orang yang pertama kali membuat kebaikan, sekalipun orang yang berikutnya pun bisa melakukan lebih baik dari hal yang pertama
seloga orang-orang arab itu mas brow...
disana pentingnya untuk bisa bergaul dengan orang2 pintar mas brow... biar bisa sedikit ikutan pintar.. pintar dalam mencari teman, supaya kita tidak terjerumus ke sesuatu yang yang sangat merugikan untuk diri. karena dalam ayat QS. Al-Asr pun Alloh berfirman: Sesungguhnya Manusia itu berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, beramal sholeh, berpesan-pesan dalam kebenaran, dan berpesan-pesan dalam kesabaran. dalam ayat ini jelas ditekankan mas brow bahwa mereka yang tidak termasuk dalam katagori yang disebutkan di atas, itu diancam sebagai orang yang rugi..
Rugi... wah... ngeri mas brow.. Rugi itu sesuatu yang seorang pedagang pun berusaha untuk menghindarinya,,, ia akan sekuat tenaga untuk bisa terhindar dari apa yang tidak ia inginkan ini. mengatur dan mencari strategi untuk bisa mensiasatinya, begitu juga dengan kehidupan ini mas brow,,, kita harus pintar-pintar mensiasatinya agar terhindar dari apa yang dinamakan rugi...
Selalu berlajar.
Selalu belajar merupakan salah satu strategi untuk kita bisa terhindar dari yang namanya rugi Mas brow.. Mencari ilmu juga merupakan ladang pahala,,, selain kita bersyukur dengan memanfaatkan apa yang kita miliki yaitu akal, kitapun secara tidak langsung memberikan nutrisi untuk otak kita asupan makanan yang bisa di olah dalam benak kita, karena nilai kefungsianya dapat teroptimalkan, membuka wawasan kita terhadap cakrawala luas untuk bisa lebih memandang dunia, dan isinya, membaca (ikro) apa ang terjadi disekitaran kita.
Mempunyai Guru
Istiqomah
saling share trehadap suatu duduk permasalahan, diantara lingkup manusia, di arena yang baru untuk dunia yang lebih seru dan indah cnah mas brow......,
Pokoknya tekat mas Brow harus bulat dan kuat... untuk selalu menjadikan hari ini dan hari esok harus lebih baik dari sebelumnya, itu layak dijadikan falsafah hidup mas brow,, disamping banyak lagi falsafah-falsafah lain yang bisa dijadikan rujukan untuk mengarungi samudra kehidupan ini. hidup di dunia ini hanya satu kali loh mas brow.. bayangkan saja,,, keadaan mas brow sekarang ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan mas brow... tapi apapun itu alasanya jangan dijadikan satu penghalang untuk tetap bersukur terhadap yang maha kuasa mas brow..., lakukan saja apa yang menurut mas brow itu terbaik..., tentunya harus sesuai dengan koridor agama dan undang2 yang berlaku ditengah masyarakat dong mas brow dalam artian benar.. disana lah pentingnya mas brow untuk selalu memperbanyak pengetahuan, saling tukar pendapat, bersosialasisi, mencari sedikit harapan dan sumber ilmu pengetahuan untuk dijadikan sebagai benih yang bisa dituai untuk diri sendiri terlebih lagi untuk orang lain dan jangan lupa untuk berdoanya juga mas brow.. biar jalanya lancar dan dipermudah.
Mas Brow sadari sangat, bahwa kehidupan Mas Brow belum begitu banyak tersumbangan di tengah2 kehidupan bermasyarakat pada umumnya, belum banyak konstribusi yang sudah mas brow berikan untuk orang lain, sementara saling berbagi dan memberi adalah salah satu bentuk nilai ibadah yang sangat disukai Alloh.. waktu yang selama ini sudah terlewatkan oleh mas brow dalam setiap hujaman nafas oksigen yang masuk ke jantung dada sebelah kiri mas brow... kebanyakan dipakai untuk bermain serta bersenang-senang saja.. tidak lebih dari itu mas brow...
apa yang terjadi... Tau-tau kini aku sudah tua..., itu kata mas brow... menyadari dengan sangat terhadap bertambahnya usia menyadarkan mas brow terhadap peran apa yang sudah mas brow perankan dalam sandiwara kehidupan dunia nyata itu, apakah mas brow ingin terlahir sebagai sosok antagonis, yang tidak disukai dan tidak mendapatkan tempat bagi mereka yang melihat alur cerita sandiwara itu, atau mas brow bisa memerankan tokoh protagonis tulenan yang juara yang akan selalu dinanti dan di kenang oleh penikmat alur cerita catatan manis si mas brow, atau boleh jadi hanya sebagai piguran saja sebagai pelengkap dari sebuah cerita kisah orang lain .. terserahlah.. silahkan pilih saja menurut selera mas brow sukai.. anggap saja peran sendiri,
fastabiqul khairat
berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan mas brow... jika kamu ingin berlomba maka berlombalah untuk kebaikan, mamang dalam kebaikan bukan hanya melakukan, tapi buat lah esbagai orang yang pertama yang membuat kebaikan, Rosululloh adalah sebagai contoh orang yang pertama dalam membuat kebaikan. karena Alloh telah men taklifkan / memerintah beliau untuk menyeru dalam kebaikan, beliau tidak hanya menyeru bahkan beliau secara konsisten selalu menjadi orang yang pertrama dalam membuat kebaikan, "aku termasuk orang yang pertama kali
yang taklif...
Alfadlu lilmubtadi wain ahsanal muftadi
keutamaan itu milik orang yang pertama kali membuat kebaikan, sekalipun orang yang berikutnya pun bisa melakukan lebih baik dari hal yang pertama
seloga orang-orang arab itu mas brow...
disana pentingnya untuk bisa bergaul dengan orang2 pintar mas brow... biar bisa sedikit ikutan pintar.. pintar dalam mencari teman, supaya kita tidak terjerumus ke sesuatu yang yang sangat merugikan untuk diri. karena dalam ayat QS. Al-Asr pun Alloh berfirman: Sesungguhnya Manusia itu berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, beramal sholeh, berpesan-pesan dalam kebenaran, dan berpesan-pesan dalam kesabaran. dalam ayat ini jelas ditekankan mas brow bahwa mereka yang tidak termasuk dalam katagori yang disebutkan di atas, itu diancam sebagai orang yang rugi..
Rugi... wah... ngeri mas brow.. Rugi itu sesuatu yang seorang pedagang pun berusaha untuk menghindarinya,,, ia akan sekuat tenaga untuk bisa terhindar dari apa yang tidak ia inginkan ini. mengatur dan mencari strategi untuk bisa mensiasatinya, begitu juga dengan kehidupan ini mas brow,,, kita harus pintar-pintar mensiasatinya agar terhindar dari apa yang dinamakan rugi...
Selalu berlajar.
Selalu belajar merupakan salah satu strategi untuk kita bisa terhindar dari yang namanya rugi Mas brow.. Mencari ilmu juga merupakan ladang pahala,,, selain kita bersyukur dengan memanfaatkan apa yang kita miliki yaitu akal, kitapun secara tidak langsung memberikan nutrisi untuk otak kita asupan makanan yang bisa di olah dalam benak kita, karena nilai kefungsianya dapat teroptimalkan, membuka wawasan kita terhadap cakrawala luas untuk bisa lebih memandang dunia, dan isinya, membaca (ikro) apa ang terjadi disekitaran kita.
Mempunyai Guru
Istiqomah
muqaddimah
Published :
05.42
Author :
Alfaqir sevice Residence Design
Niat abdi surat-serat dina ieu Web log... Karena Allohitaala.. .mugi aya dina pitulung sinareng pituduh tiMantena., nu mana dina ieu seratan, kalintang seueur pisan kakiranganana, boh tina cariosan, pola pikir, pengejaan kalimah, sareng tina cara panyajian bahasa/kalimahna,
Anu mana salah sawios pamaksadan tina dipidambelna ieu blog.. teu aya kanteun kangge ujukan silaturahmi bae ka balarea nu aya di ieu jagat/pelanet, nu mana sami-sami pada narukil nafas nu kalintang mewah tur haratisna ti Gusti Alloh, nu sami-sami ngaraosan hanetna panon poe anu sakitu mentrangna, anu sami-sami dipaparinan cahaya bulan tina poekna wengi nu geuleudeugan. anu sami-sami dipaparin akal sareng Elmu anu teasa ku urang dipergunaken...
eta panginteun silaturahmi anu kahiji, silaturahmi nu kaduana atuh nyaeta nyilaturahmikeun naon rupi kanyondongan emutan sinareng hate urang anu sakie wawatesna, ku elmu pangaweruh sareng hate anu sok rajen samar polah, teu puguh milampah dina kamandirian, teu kuat tina guncangan tur teu kuat tina dodoja nu nguliringan dina kahirupan urang...
Langganan:
Postingan (Atom)
Labels
- Bangunan kelas atau Lab Bahasa (1)
- Bangunan Pondok Pesantren (1)
- bangunan sekolah (1)
- COTAGE (1)
- dari pegunungan dengan awal bismillah (1)
- jari jemari (1)
- Karena Allohitaala (1)
- kingcross Honeycomp (1)
- Lab Bahasa (1)
- Meja Kantor dan skat partisi alumunium (1)
- Ruang rapat (1)
- Ruko 3 Lantai (1)
- Rumah Berwarna (1)
- RUMAH BILIK (1)
- RUMAH IDAMAN NYAMAN (1)
- RUMAH KAYU (1)
- Rumah Minimalis (1)
- Rumah Minimalis Dua Tingkat (1)
- Rumah minimalis satu lantai (1)
- Rumah Minimalis Satu Tingkat (1)
- RUMAH TRADISIONAL (1)
- Semi Klasik (1)
- Semi Rumah klasik batu kali (1)
- Tetap semangat yah mang.... (1)
- Villa minimalis semi modern (1)
- WAKTU (1)










